TELEMATIKA

10:19 PM 0 Comments A+ a-

SEJARAH DAN PENGERTIAN
 
Telekomunikasi adalah cara mengirimkan pesan dari tempat yang satu ke tempat lain, yang dilakukan secara dua arah (timbal balik). Telekomunikasi meliputi komunikasi jarak jauh, dalam hal ini diantaranya adalah komunikasi data dalam jaringan komputer, TV, telpon, radio, telegraf/telex dan fax. Informatika berasal dari bahasa Inggris, yaitu Informatics. Informatika adalah ilmu yang mencakup proses analisa, merancang dan mengimplementasi software dan memilih hardware yang kompatibel dengan suatu aplikasi dengan prinsip logika dan teknik algoritma yang memasukkan problem dari dunia nyata ke dalam bentuk solusi.

Istilah telematika yang berasal dari kata dalam bahasa Perancis telematique yang diperkenalkan pada tahun 1978. Sebuah istilah baru oleh Simon Nora dan Alain Minc di bukunya L'informatisation de la Societe merupakan gabungan dua kata: telekomunikasi dan informatika. Jadi pengertian Telematika sendiri lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan penggunakan komputer dalam sistem telekomunikasi. Yang termasuk dalam telematika ini adalah layanan dial up ke Internet maupun semua jenis jaringan yang didasarkan pada sistem telekomunikasi untuk mengirimkan data. Internet sendiri merupakan salah satu contoh telematika.

Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari TELECOMMUNICATION and INFORMATICS sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai (the new hybrid technology) yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah konvergensi. Semula Media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu. Istilah telematika ini sering dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah : Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). 

Di Indonesia sendiri, perkembangan telematika dibagi menjadi 3 Periode, yaitu :
1.  Periode Rintisan (1070-an sd akhir tahun 1980-an)
Tahun 1970-an adalah awal mula dari zaman informasi. Sayangnya Indonesia tidak mengikuti perkembangan telematika dikarenakansumber daya listrik yang terbatas serta sedikitnya perhatian dari masyarakat dan pemerintah. Tahun 1980-an terjadi perubahan yang sangat drastis. Hal ini dibuktikan engan Swasembada pangan yang dicapai Indonesia di tahun 1984 yang berdampak pada penggunaan teknologi informasiyang dibuktikan dengan adanya teleconference setiap 1 bulan sekali di stasiun tv pertama di Indonesia, yaitu TVRI (Televisi Republik Indonesia). Di dalamnya terdapat dialog interaktif antara Presiden Suharto di Jakarta dengan petani yang berada di luar jakarta.

2. Periode Pengenalan
Pada tahun 1990-an telematika mengalami kemajuan yang dibuktikan dengan banyaknya masyarakat yang menggunakannya. Dimulai dengan adanya radio amatir yang sedang populer saat itu di Indonesia. Tahun 1994 masyarakat Indonesia diperkenalkan dengan sesuatu yang baru yang bernama Internet. IPTEKnet adalah provider ISP (Internet Service Provider) yang pertama kali berdiri di Indonesia yang kemudian disusul oleh INDOnet yang bersifat lebih komersil.

3. Periode Aplikasi
Awal tahun 2000, pemerintah Indonesia mulai menanggapi perkembangan telematika yang dituangkan dalam sebuah Keputusan Presiden No. 50 Tahun 2000 tentang Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI) dan Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2001 tentang Pendayagunaan Telematika. Direktorat Jendral Aplikasi Telematika (Dirjen Aptel) situnjuk sebagai badan yang mengatur dan melaksanaan semua usaha yang berhubungan dengan telematika. Dirjen Aptel bertanggungjawab kepada Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia.


BIDANG YANG TERKAIT TELEMATIKA

Ragam bentuk yang akan disajikan merupakan aplikasi yang sudah berkembang diberbagai sektor, maka tidak menutup kemungkinan terjadi tumpang tindih. Semua kegiatan dengan istilah work and play dapat menggunakan telematika sebagai penunjang kinerja usaha semua usaha dalam semua sektor, sosial, ekonomi dan budaya. Bentuk-bentuk tersebut adalah:
1. E- Goverment (Pemerintahan)
2. E-Commerce (Bisnis)
3. E-Learning (Pendidikan)


KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN TELEMATIKA

Setiap perubahan tentu mempunyai dampak baik dipandang dari segi positif maupun dari sis negatifnya tentunya itu semua perlu di atasi guna memberikan manfaat yang sebaik-baiknya untuk kepentingan yang positif. Dampak positif (keuntungan) dari perkembangan telematika antara lain :

1. Kemudahan dalam memperoleh Informasi secara cepat
Informasi yang diperoleh dapat bersifat real time artinya pada saat itu juga. Selain itu informasi yang diinginkan dapat diperoleh secara langsung pada sumbernya sehingga mengurangi adanya distorsi informasi.

2. Transparasi dalam Informasi
Informasi dapat diketahui siapa saja karena adanya keterbukaan.

3. Kemudahan dalam memperoleh data
Dengan adanya perkembangan telematika kita dapat memperoleh data dan Informasi dari berbagai sumber, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

4. Penghematan Waktu
Orang tidak perlu lagi mengorban waktu untuk mengantri lama dalam melakukan transaksi keuangan tetapi cukup dengan melakukan transaksi melalui internet atau ponsel genggam.
Disamping itu terdapat juga kerugian dalam kemajuan teknologi telematika antara lain:
Adanya cyber crime yaitu mengkloning data, menyadap data , mengubah data tanpa seizin pemilik data. Hal ini tentunya harus diwaspadai karena dapat menrugikan pihak-pihak yang sering melakukan transaksi on-line. Sehingga Pihak dari Penyedia jasa tersebut sebaiknya menyediakan sekuritas yang aman bagi pengguna jasa jaringan tersebut.