Sistem Informasi Akuntansi
Tugas Pertama Mata Kuliah 'Sistem Informasi Akuntansi' Semester 5.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Pada era globalisasi seperti saat ini menyebabkan lingkungan
bisnis mengalami perubahan yang sangat pesat. Demikian pula dengan tingkat
persaingan yang semakin ketat. Oleh karena itu perusahaan-perusahaan dituntut
untuk melakukan kegiatan operasionalnya secara efektif dan efisien umtuk
mempertahankan eksistensinya, sehingga informasi merupakan kekuatan yang sangat
penting untuk membantu manajer dalam pengambilan keputusan.
Informasi yang berkualitas yaitu informasi yang akurat,
relevan, dan tepat waktu sehingga keputusan bisnis yang tepat dapat dibuat yang
disesuaikan dengan sistem informasi yang diterapkan di masing-masing
perusahaan. Dengan demikian, pengelolaan sistem informasi merupakan hal yang
sangat penting untuk dilakukan. Salah satunya adalah sistem informasi akutansi
yang akan dibahas disini.
BAB II
SISTEM INFORMASI
AKUNTANSI
2.1
Pengertian Sistem Informasi Akuntansi
Sebelum mengetahui apa pengertian
system informasi akutansi itu sendiri, ada baiknya kita mengetahui dahulu
pengertian sistem. Sistem adalah rangkaian dari dua atau lebih
komponen-komponen yang saling berhubungan, yang saling berinteraksi untuk
mencapai sebuah tujuan. Sistem hampir selalu terdiri dari beberapa subsistem
kecil, yang masing-masing melakukan fungsi khusus yang penting untuk dan
mendukung bagi sistem yang lebih besar, tempat mereka berada.
Sebagai contoh Fakultas Ilmu
Komputer adalah suatu sistem yang terdiri dari berbagai macam jurusan, yang
masing-masing merupakan subsistem. Akan tetapi, fakultas itu sendiri adalah
suatu subsistem dari universitas.
Terdapat berbagai pengertian
Sistem Informasi Akuntasi atau SIA yang dikemukakan oleh para pakar, berikut
adalah beberapa pengertian menurut:
· George H. Bodnar dan William S. Hopwood (1996:l1)
“Sistem akuntansi adalah suatu organisasi terdiri dari metode dan catatan–catatan yang dibuat untuk mengidentifikasikan, mengumpulkan, menganalisis, mencatat, dan melaporkan transaksi–transaksi organisasi dan menyelenggarakan pertanggungjawaban bagi aktiva dan kewajiban yang berkaitan”
· Mulyadi (2001:3)“Sistem akuntansi adalah organisasi formulir, catatan, dan laporan yang dikoordinasi sedemikian rupa untuk menyediakan informasi keuangan yang dibutuhkan oleh manajemen guna memudahkan pengelolaan perusahaan”
· Indra Bastian dan Gatot Soepriyanto (2002:3)“Sistem akuntansi adalah organisasi formulir, catatan dan laporan yang dikoordinasi sedemikian rupa untuk menyediakan informasi akuntansi “
Dari beberapa teori diatas, dapat disimpulakan bahwa sistem informasi
akutansi adalah Suatu komponen organisasi yang
mengumpulkan, mengklasifikasikan, mengolah, menganalisa dan mengkomunikasikan
informasi finansial dan pengambilan keputusan yang relevan bagi pihak luar
perusahaan dan pihak ekstern.
2.2 Karakteristik Sistem Informasi
Akuntansi
Sistem informasi akutansi memiliki beberapa karakteristik yang membedakan
SIA dari CBIS (Computer Based Information
System) lainnya seperti yang diterangkan dibawah ini :
·
Melaksanakan tugas yang diperlukan
Tugas yang dilaksanakan SIA meliputi area
pengolahan data didalam maupun luar perusahaan, seperti data pemilik, pemegang
saham, transaksi dan lainnya.
·
Berpegang pada prosedur yang relatif rendah
Terdapat
prosedur-prosedur standar didalam pengolahan data yang dihandle oleh SIA. Biasanya prosedur standar di setiap organisasi ada
dasarnya sama.
·
Menangani data yang rinci.
Berbagai catatan pengolahan data
menjelaskan kegiatan perusahaan secara rinci, catatan tersebut menyediakn jejak
audit(audit trail).Jejak audit adalah kronologi kegiatan yang dapat di telusuri
dari awal hingga akhir, dan dari akhir ke awal.
·
berfokus historis.
Data yang dikumpulkan oleh SIA
umumnya menjelaskan apa yang terjadi di masa lampau.
·
Menyediakan informasi pemecahan masalah minimal.
SIA menghasilkan sebagian output
informasi bagi manajer perusahaan. Laporan akuntansi dasar seperti laporan laba
rugi dan neraca merupakan salah satu contohnya.
2.3 Tujuan Sistem Informasi Akuntansi
Terdapat salah satu teori mengenai tujuan diadakannya system informasi
akuntansi, yaitu oleh :
Feriyanto (2002:6)
“Menerbitkan laporan keuangan, laporan keuangan tersebut merupakan sumber informasi bagi berbagai pihak yang digunakan untuk berbagai pengambilan keputusan.”
Jika teori diatas dipahami
lebih dalam, maka dapat disimpulkan tujuan system informasi akuntansi adalah
sebagai berikut :
·
Untuk memperbaiki informasi yang diberikan oleh sistem dalam kualitas,
ketepatan waktu atau struktur dari informasi
tersebut.
·
Untuk memperbaiki pengendalian akuntasi
dan pengecekan intern, yang berarti memperbaiki daya andal informasi akuntansi dan menyediakan
catatan yang lengkap sebagai pertanggungjawaban dalam melindungi harta
perusahaan.
·
Untuk menurunkan biaya dalam
menyelenggarakan catatan akuntansi.
2.4 Faktor – faktor yang
dipertimbangkan dalam penyusunan SIA
Penyusunan
sistem informasi akuntansi untuk suatu perusahaan perlu mempertimbangkan
beberapa faktor penting antara lain:
·
Prinsip
cepat
informasi
perlu disediakan dengan cepat dan tepat waktu serta dapat memenuhi kebutuhan
dan kualitas yang sesuai.
·
Prinsip
aman
Sistem
informasi akuntansi harus dapat
membantu menjaga keamanan harta milik perusahaan.
·
Prinsip
murah
biaya
untuk menyelenggarakan Sistem informasi akuntansi tersebut harus dapat ditekan sehingga relatif tidak mahal.
2.5 Komponen Sistem Informasi
Akuntansi
Terdapat
beberapa komponen agar SIA dapat bekerja secara efisien, diantaranya :
·
User
·
Prosedur
Standart
·
Data
·
Software
·
Infrastruktur yang mencangkup teknologi
informasi
2.6 Fungsi Sistem Informasi
Akuntansi dalam Organisasi
Ditinjau dari beberapa komponen yang
terdapat diatas, SIA dapat menjalan fungsi pentingnya didalam organisasi ,
yaitu :
- · Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas-aktivitas yang dilaksanakan oleh organisasi, sumber daya yang dipengaruhi oleh aktivitas-aktivitas tersebut, dan para pelaku yang terlibat dalam berbagai aktivitas tersebut, agar pihak manajemen, para pegawai, dan pihak-pihak luar yang berkepentingan dapat meninjau ulang (review) hal-hal yang telah terjadi.
- · Mengubah data menjadi informasi yang berguna bagi pihak manajemen untuk membuat keputusan dalam aktivitas perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan.
- · Menyediakan pengendalian yang memadai untuk menjaga aset-aset organisasi, termasuk data organisasi, untuk memastikan bahwa data tersebut tersedia saat dibutuhkan, akurat, dan handal.
2.7 Manfaat Sistem Informasi
Akuntansi
Manfaat yang diterima suatu perusahaan apabila
menerapkan SIA adalah :
- · Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
- · Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
- · Meningkatkan efisiensi
- · Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
- · Meningkatkan Sharing Knowledge
- · Menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan
